Quarter Life Crisis Padahal Umur Belum 20 Tahun

Sebenernya, apa apa sih makna dari hidup itu? Apa hidup itu tentang menjadi orang yang sukses, mapan, punya pekerjaan dan prospek karir yang jelas? Apa hidup itu tentang menjadi penikmat hidup, menjalani kehidupan sebagaimana mestinya, bertindak terhadap apa yang di depan tanpa perlu menyiapkan apa-apa?
Kita dibekali edukasi dan diajarkan banyak hal, agar siap menghadapi kerasnya dunia ini. Kita mempersiapkan segalanya, tapi apakah yang kita lakukan benar?
Kita dituntut untuk belajar, mendapat edukasi untuk diri kita berkembang. Tapi di satu sisi, sesungguhnya jiwa liar yag bersemayam dalam diri ini ingin berkelana. Jiwa polos dan penuh rasa ingin tahu ini ingin menyaksikan dunia dengan apa adanya, telanjang bulat. Dimana semua itu takkan didapatkan dengan terdiam, duduk, dan mendengarkan 6 jam sehari di dalam 4 tembok beratap sembari berpikir. Jiwa ini ingin berkelana.
Seringkali kita mengalami hal-hal tak terduga dalam prosesnya. Kita mendapatkan. Kita ditinggalkan. Kita memberi. Kita meraih. Kita mencinta. Kita kehilangan. Betapa anehnya, bahwa apa yang sudah kita rencanakan, berbenturan dengan rencana semesta lainnya.[]

--

Tulisan ini kubuat 2 tahun yang lalu, saat berumur tujuh belas tahun.

Komentar